Contoh Soal Rekonsiliasi Bank

         Seperti dalam pembahasan sebelumnya mengenai cara membuat rekonsiliasi bank, bahwa kas merupakan elemen penting dalam suatu perusahaan, karena sangat berperan penting dalam menunjang keberlangsungan perusahaan. Sehingga dibutuhkan pencatatan yang baik dalam mencatat kas agar diperoleh laporan kas yang menunjukkan saldo kas yang sesungguhnya. Perusahaan akan menyimpan sebagian kas perusahaan di bank dan diperlukan rekonsiliasi pencatatan saldo kas antara pihak bank dan perusahaan.
         Penyusunan laporan rekonsiliasi bank bertujuan untuk mengetahui jumlah selisih saldo kas dari laporan bank yang saldo kasnya berbeda pada pembukuan perusahaan. Untuk mengetahui sebab-sebab apa saja sehingga dapat terjadinya selisih saldo kas pada catatan bank dan perusahaan dan cara agar kita dapat mengetahui saldo kas yang sama dalam hal ini saldo kas yang benar akibat dari perbedaan saldo kas yang terjadi karena perbedaan catatan antara catatan bank dan perusahaan.
        Dalam tulisan sebelumnya kita sudah membahas tentang cara membuat rekonsiliasi bank, pada tulisan berikut ini kita akan membahas contoh soal rekonsiliasi bank untuk menambah pemahaman anda mengenai rekonsiliasi bank.

Berikut contoh soal rekonsiliasi berdasarkan contoh transaksi-transaksi:

PT Surla Profit menyimpan dananya di bank AA. Pada awal bulan Februari 2017, saat menerima rekening koran dari bank AA, akuntan PT Surla Profit melihat perbedaan antara saldo kas di bank menurut catatannya dengan saldo kas menurut rekening koran. Menurut catatannya, saldo kas pada akhir Januari 2017 adalah sebesar Rp 45.500.00, sedangkan menurut rekening koran bank AA adalah sebesar Rp 54.400.000.
Setelah di periksa kembali, akuntan perusahaan tersebut menemukan beberapa informasi tambahan yang terkait dengan perbedaan saldo tersebut, yaitu:
  1. Setoran kas ke bank tanggal 31 Januari 2017 sebesar Rp 15.200.000 belum dicatat oleh bank.
  2. Tagihan PT Surla Profit kepada PT BB sebesar Rp 9.600.000 yang dilakukan bank AA telah berhasil dan PT Surla Profit belum mengetahui.
  3. Pendapatan bunga bank sebesar Rp 1.200.000 belum dicatat PT Surla Profit
  4. Beban administrasi bank sebesar Rp 300.000 belum dicatat PT Surla Profit
  5. Cek yang diterima PT Surla Profit pada tanggal 25 Januari yang lalu dari PT Maju sebesar Rp 4.000.000 ternyata tidak ada dananya.
  6. Cek yang telah dikeluarkan PT Surla Profit pada akhir bulan Januari yang lalu sebesar Rp 13.600.000 ternyata oleh pemegangnya belum dicairkan.
  7. Cek sebesar Rp 7.500.000 yang diterima PT Surla Profit dari PT Mundur sebagai pembayaran piutang pada bulan Januari yang lalu, dicatat oleh akuntan PT Surla Profit sebesar Rp 2.500.000.
  8. Cek sebesar Rp 3.500.000 yang dikeluarkan oleh PT Surla Profit pada pertengahan bulan Januari yang lalu untuk membayar beban perbaikan kendaraan, oleh akuntan perusahaan dicatat sebesar Rp 2.500.000.
Diminta: buatlah rekonsiliasi bank PT Surla Profit!

Jawab:
Berdasarkan data diatas, jika dibuat rekonsiliasi bank menghasilkan perhitungan seperti berikut ini:

Contoh Soal Rekonsiliasi Bank


Saldo yang benar baik menurut perusahaan maupun menurut bank adalah sebesar Rp 56.000.000 dan setelah diketahui saldo yang benar, maka harus dibuat jurnal penyesuaian berdasarkan perhitungan di atas. Untuk membuat jurnal penyesuaian, cukup diperhatikan sisi perusahaan saja.

Demikianlah uraian mengenai contoh rekonsiliasi bank, semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah pemahaman anda tentang rekonsiliasi bank. Baca tulisan yang lain juga untuk menambah pemahaman anda tentang materi akuntansi. Tidak lupa saya mengucapkan terimakasih karena sudah membaca tulisan ini.

Baca juga:

0 comments



Emoticon